Masih ku ingat
senyumnya
Masih ku ingat tawanya
Masih ku ingat
perjuangannya
Mengais rezeki dalam
luka
Demi masa depan
anak-anakmu
Sungguh sangat mulia
hatimu
Tak terukir dengan
kata-kata indah lewat lagu
Dengan ketulusan
jiwamu
Mengucap do’a di
sepertiga malam
Bersama kasih sayangmu
Kau belai rambutnya
yang hitam
Tak sedikitpun lisanmu
mengeluh
Untuk meratapi nasibmu
Yang tak luput dari
penderitaan
Terimakasih untuk
semua perjuanganmu
Maafkan aku karna
selalu melelahkanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar